Anak Santri Sekre Sampai di Puncak Kerinci

Ce-Pe

Bekasi – Centropala.org, Billy, yang biasa kita sebut bang bil / anak santri (anak santri yang kita maksud adalah penghuni tetap sekre), beliau melakukan perjalan ke gunung kerinci yang berada di provinsi Jambi Kecamatan Kayu Aro Desa Krisik Tuo, bang bil ini melakukan perjalan dengan bang madun (anggota KPA Cekakpala). Gunung Kerinci ini adalah gunung terbesar ke dua yang ada di Indonesia yang meiliki ketinggian 3805 mdpl, gunung ini terdiri dari 3 Pos dan 3 shelter.

Berikut Cerita perjalanan dari bang bil dan bang madun.

1. Perjalanan

Saya memulai perjalanan dari Jakarta (bandara Soekarno Hatta) pada tanggal 19 Oktober 2018 Pukul 19:30 WIB dan tiba di jambi (bandara Sultan Thaha) pukul 11:00 WIB. Dari bandara Sultan Thaha saya menggunakan travel untuk menuju sungai penuh (nama daerah yang ada di jambi) yang membutuhkan waktu kurang lebih 12 jam dengan memakan biaya 120 ribu Rupiah.Dari sungai penuh saya menggunakan angkutan umum untuk menuju tugu macan yang membutuhkan waktu 2 jam dengan memakan biaya 20 ribu Rupiah. Dari tugu macan saya menumpangi mobil petani yang ada di daerah tugu macan, untuk menuju basecamp ranger yang berada di kaki gunung kerinci yang membutuhkan waktu kurang lebih 15 menit.

Note:

sebaiknya kalian landing di bandara minangkabau (padang) karna lebih dekat untuk menuju wisata gunung kerinci yang hanya membutuhkan waktu kurang lebih 8 jam

2. Pendakian

saya memulai pendakian via krisik tuo jam 08:00 wib menumpangi mobil petani untuk menuju ujung aspal yang memakan biaya 10 ribu,dan berjalan kaki sekitar 5 menit untuk menuju pintu rimba, Dari pintu rimba untuk menuju pos 1 membutuhkan waktu kurang lebih 45 menit, Dari pos 1 menuju pos 2 membutuhkan waktu kurang lebih 45 menit, Dari pos 2 ke pos 3 membutuhkan waktu 45 menit, Dari pos 3 menuju shelter 1 membutuhkan waktu kurang lebih 1 jam. Di shelter 1 terdapat lahan yang lumayan luas untuk mendirikan tenda untuk kita beristirahat dan saya pun memutuskan  untuk mendirikan tenda karna hujan lumayan lebat.

Pada pukul 9:00wib saya melanjutkan perjalanan menuju shelter 2 yang membutuhkan waktu kurang lebih 4 jam, Di shelter 2 juga terdapat lahan yang lumayan luas dan bisa untuk mendirikan tenda,tetapi saya lebih memilih bablas berjalan dari shelter 2 menuju shelter 3 yang membutuhkan waktu kurang lebih 1 jam, Di shelter 3 juga terdapat lahan yang lumayan luas untuk mendirikan tenda dan saya bermalam untuk kedua kalinya di shelter 3, Pada pukul 5 saya prepare untuk melakukan summit attack yang membutuhkan waktu kurang lebih 2 jam untuk menuju puncak, pada pukul 10:00 wib saya turun dari shelter 3 menuju pintu rimba yang membutuhkan waktu 4-5 jam

Note :

  • perjalanan di gunung ini DILARANG KERAS untuk bermalam (ngecamp) di pos 1 sampai pos 3 karna itu adalah lingkungan harimau beraktivitas

  • DILARANG untuk melakukan perjalanan dimalam hari

  • untuk perjalanan summit attack sebaiknya lebih pagi agar bisa mencapai puncak top kerinci karna abu erupsi dan kabut muncul sekitar jam 8 pagi

  • jangan melakukan perjalanan ketika kabut turun,sudah banyak yang hilang di puncak karna memaksakan berjalan ketika kabut tebal turun

  • jangan lupa membawa webing karna untuk mengambil air kita harus turun kejurang dengan menggunakan alat tersebut

  • untuk sepatu lebih baik menggunakan sepatu boots karna trek yang cukup becek

  • menyiapkan logistic yang lumayan banyak jika ingin dua kali bermalam

3. Perjalanan Pulang

Pada pukul 09:00 WIB saya memulai perjalanan pulang menggunakan travel menuju bandara minangkabau yang membutuhkan waktu kurang lebih 8 jam dan memakan biaya travel 120 ribu Rupiah, saya berhenti sejenak di home stay majus yang terkenal di sekitar tugu macan untuk membeli kaos dan sovenir berupa gantungan kunci dan sticker, pada pukul 18:00 wib saya tiba di bandara minangkabau dan terbang kembali ke jakarta, sesampainya di bandara minangkabau saya sempat kecewa karna pesawat harus di delay selama 3 jam,akhirnya jam 11:00 wib saya pun take off menuju jakarta dan landing di bandara Soekarno Hatta pada pukul 00:30 wib.

 

Kontributor || Faisal Jihad Sabilli (817-044)

Editor || Bayu Tri A.

Shared Yuk Kakak 🙂

2 thoughts on “Anak Santri Sekre Sampai di Puncak Kerinci

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *